Forum MBG Riau Minta BGN Tinjau Ulang Surat Edaran BGN 2026

SEPUTARRIAU.COM – PEKANBARU – Forum Silaturrahmi Yayasan Mitra dan UMKM Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Riau meminta Badan Gizi Nasional (BGN) meninjau ulang Surat Edaran Nomor 12 Tahun 2026. Forum menilai kebijakan tersebut dapat mempengaruhi kepastian usaha para mitra yang telah menjalankan Program Makan Bergizi Gratis.

Forum menyampaikan permintaan itu dalam konferensi pers di Pekanbaru pada Minggu (21/6/2026). Melalui pertemuan tersebut, para anggota forum berharap BGN membuka ruang dialog dengan yayasan dan mitra sebelum menetapkan kebijakan baru.

Perwakilan Presidium Forum MBG Riau, Riza Zuhelmy, mengatakan pihaknya tetap mendukung Program Makan Bergizi Gratis. Namun, ia meminta BGN memperhatikan hak dan kepentingan para mitra yang telah berinvestasi.

“Kami meminta Badan Gizi Nasional meninjau kembali Surat Edaran Nomor 12 Tahun 2026. Kami juga berharap BGN melibatkan forum dan asosiasi mitra dalam penyusunan kebijakan berikutnya,” kata Riza.

Forum MBG Riau Soroti Isi Surat Edaran

Forum MBG Riau menilai Surat Edaran Nomor 12 Tahun 2026 tidak sejalan dengan sejumlah aturan yang telah berlaku. Dokumen tersebut mengatur penyesuaian operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG saat masa libur.

Salah satu poin yang menjadi perhatian adalah penghentian insentif selama periode hari libur. Kebijakan itu berpotensi mempengaruhi operasional yayasan dan mitra yang telah menjalankan program.

Riza menjelaskan bahwa isi surat edaran berbeda dengan Keputusan Kepala Badan Gizi Nasional Nomor 401.1 Tahun 2025. Aturan tersebut memuat petunjuk teknis tata kelola Program Makan Bergizi Gratis tahun 2026.

Selain itu, pihaknya juga menyoroti isi perjanjian kerja sama antara BGN dan yayasan. Dalam perjanjian itu, BGN menetapkan bahwa besaran insentif tidak bergantung pada hari libur distribusi makanan bergizi.

Menurut Riza, kepastian aturan menjadi hal penting bagi seluruh mitra. Sebab, para mitra telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk mendukung keberhasilan program.

“Kami ingin ada kepastian. Mitra membutuhkan aturan yang jelas agar mereka dapat menjalankan program dengan baik,” ujarnya.

Insentif Berperan Penting untuk Menjaga Program

Forum MBG Riau menilai insentif memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis. Mitra tidak hanya menggunakan dana tersebut untuk kebutuhan operasional.

Banyak yayasan dan mitra membangun SPPG dengan modal sendiri. Mereka menyediakan dapur, membeli peralatan, dan menyiapkan berbagai sarana pendukung agar layanan berjalan maksimal.

Karena itu, Forum meminta pemerintah memperhatikan investasi yang telah para mitra keluarkan. Para anggota forum berharap pemerintah tidak mengurangi kepastian usaha yang sudah mereka bangun.

Riza menjelaskan bahwa para mitra mendukung penuh program pemerintah. Mereka ingin Program Makan Bergizi Gratis terus berjalan dan memberi manfaat yang lebih luas.

Namun, ia menilai pemerintah harus mengkaji setiap perubahan kebijakan secara matang. Pemerintah juga perlu mempertimbangkan dampaknya bagi yayasan dan pelaku usaha yang terlibat.

“Kami mendukung program ini sejak awal. Kami hanya berharap setiap kebijakan mempertimbangkan kondisi mitra di lapangan,” katanya.

Program MBG Membantu Kesehatan Masyarakat

Forum MBG Riau menilai Program Makan Bergizi Gratis memberi manfaat besar bagi masyarakat. Program ini menyasar peserta didik, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Pemberian makanan bergizi secara rutin membantu masyarakat meningkatkan kualitas kesehatan. Program ini juga membantu pemerintah menekan angka stunting di berbagai daerah.

Forum melihat banyak siswa memperoleh manfaat dari program tersebut. Mereka mendapat asupan gizi yang lebih baik sehingga mampu belajar dengan lebih fokus.

Menurut Riza, keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis akan mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Program ini juga dapat menjadi salah satu fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Ia berharap pemerintah menjaga keberlangsungan program tersebut. Dengan tata kelola yang baik, masyarakat dapat merasakan manfaat program secara lebih luas.

Program MBG Menggerakkan Ekonomi Daerah

Selain berdampak pada kesehatan, Program Makan Bergizi Gratis juga menggerakkan ekonomi daerah. Berbagai pelaku usaha ikut merasakan manfaat dari program tersebut.

Petani memperoleh peluang untuk memasok bahan pangan. Peternak dan nelayan juga mendapatkan pasar yang lebih luas.

Tidak hanya itu, pedagang dan pelaku UMKM ikut merasakan dampak positif. Kebutuhan bahan baku yang terus meningkat membuat aktivitas ekonomi bergerak lebih cepat.

Karena itu, Forum MBG Riau meminta pemerintah menjaga dampak ekonomi tersebut. Forum juga berharap pemerintah terus memperbaiki tata kelola program.

Riza mengatakan banyak usaha kecil tumbuh karena adanya Program Makan Bergizi Gratis. Ia berharap kebijakan pemerintah tetap mendukung perkembangan ekonomi lokal.

“Program ini tidak hanya soal makanan bergizi. Program ini juga membantu menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Forum Dukung Moratorium SPPG Baru

Di sisi lain, Forum MBG Riau mendukung kebijakan moratorium pendirian titik SPPG baru. Forum menilai kebijakan itu sejalan dengan upaya efisiensi anggaran.

Para anggota forum meminta pemerintah fokus meningkatkan kualitas SPPG yang sudah beroperasi. Menurut mereka, evaluasi dan pembinaan jauh lebih penting daripada menambah titik baru.

Riza mengatakan langkah tersebut dapat membantu pemerintah memperkuat sistem pengawasan. Dengan cara itu, pemerintah dapat meningkatkan kualitas layanan secara bertahap.

“Kami mendukung penghentian sementara persetujuan titik baru. Fokus utama saat ini adalah memperbaiki sistem yang sudah berjalan,” katanya.

Forum Dukung Sistem Grading SPPG

Forum MBG Riau juga mendukung rencana BGN menerapkan sistem grading bagi seluruh SPPG. Sistem ini akan memetakan kualitas layanan setiap unit secara objektif.

Melalui grading, BGN dapat melihat tingkat kepatuhan dan kualitas operasional setiap SPPG. Hasil evaluasi itu nantinya menjadi dasar pembinaan dan pengembangan.

Forum berharap BGN menjalankan sistem tersebut secara transparan. Seluruh mitra harus memperoleh kesempatan yang sama untuk meningkatkan kualitas layanan.

Selain itu, Forum meminta pemerintah menyusun mekanisme perlindungan investasi. Langkah ini penting agar perubahan kebijakan tidak merugikan para mitra.

Pemerintah juga perlu mengkaji setiap perubahan skema pembiayaan maupun operasional program sebelum menerapkannya.

Forum Dukung Penegakan Hukum

Forum MBG Riau turut mendukung proses hukum yang berlangsung di lingkungan BGN. Para anggota forum berharap aparat mengusut setiap dugaan pelanggaran secara tuntas.

Menurut Riza, penegakan hukum akan menjaga kredibilitas Program Makan Bergizi Gratis. Transparansi dan integritas menjadi faktor penting untuk mempertahankan kepercayaan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa Forum MBG Riau tetap mendukung program tersebut. Namun, forum juga mendorong pemerintah terus memperbaiki tata kelola agar program berjalan lebih baik.

“Kami mendukung penegakan hukum dan berharap semua proses berjalan transparan. Kami ingin Program Makan Bergizi Gratis terus berkembang dan memberi manfaat bagi masyarakat,” tutup Riza. Seputar berita menarik lainnya

Leave Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *