
SEPUTARRIAU.com – Panitia Seleksi Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau kembali mengingatkan seluruh peserta untuk mematuhi seluruh ketentuan selama pelaksanaan Ujian Computerized Assisted Test (CAT). Salah satu hal yang menjadi perhatian utama panitia adalah kedisiplinan waktu kehadiran peserta saat mengikuti tahapan seleksi tersebut.
Ujian CAT dijadwalkan berlangsung di UPT Assessment Provinsi Riau yang berlokasi di Jalan Ronggowarsito, Sukamaju, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam proses penjaringan calon anggota KPID Riau periode mendatang.
Ketua Panitia Seleksi Calon Anggota KPID Riau, Prof. Dr. Syarifah Faradinna, menegaskan bahwa seluruh peserta harus hadir sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh panitia. Menurutnya, keterlambatan dapat berdampak langsung terhadap kesempatan peserta dalam menyelesaikan seluruh soal ujian.
Peserta Tidak Akan Mendapat Tambahan Waktu
Panitia memastikan pelaksanaan ujian akan berjalan sesuai jadwal yang telah disusun. Karena itu, peserta yang datang terlambat tidak akan memperoleh tambahan waktu untuk mengerjakan soal.
Kebijakan tersebut diterapkan demi menjaga prinsip keadilan dan kesetaraan bagi seluruh peserta yang mengikuti seleksi.
“Kami mengimbau seluruh peserta agar datang lebih awal dan mempersiapkan diri dengan baik sebelum pelaksanaan ujian,” ujar Prof. Syarifah, Selasa (9/6/2026).
Ia menambahkan bahwa ketepatan waktu merupakan bagian dari komitmen dan profesionalisme yang diharapkan dari calon anggota KPID Riau.
Absen Ujian Dianggap Mengundurkan Diri
Panitia juga memberikan penegasan terkait peserta yang tidak hadir pada jadwal CAT yang telah ditentukan. Peserta yang tidak mengikuti ujian tanpa alasan yang dapat diterima akan dianggap mengundurkan diri dari seluruh proses seleksi.
Ketentuan tersebut telah disampaikan sejak awal tahapan seleksi dan menjadi aturan yang wajib dipatuhi oleh seluruh peserta.
Dengan demikian, panitia berharap tidak ada peserta yang melewatkan kesempatan mengikuti ujian karena kelalaian atau kurangnya informasi terkait jadwal pelaksanaan.
Ujian Berbasis Komputer, Tidak Perlu Membawa Alat Tulis
Karena seluruh proses CAT dilakukan secara digital menggunakan komputer, peserta tidak diwajibkan membawa alat tulis seperti pensil, pulpen, maupun kertas.
Panitia telah menyiapkan seluruh fasilitas yang dibutuhkan selama ujian berlangsung. Peserta hanya perlu membawa dokumen identitas yang diperlukan sesuai ketentuan yang telah diumumkan sebelumnya.
Selain itu, peserta juga diminta mengenakan pakaian yang rapi dan sopan sebagai bentuk penghormatan terhadap proses seleksi yang sedang dijalani.
Ponsel Harus Dalam Mode Senyap
Untuk menjaga kenyamanan dan konsentrasi selama ujian berlangsung, panitia mengimbau seluruh peserta memastikan perangkat komunikasi berada dalam kondisi senyap atau tidak mengganggu jalannya tes.
Langkah ini dilakukan agar pelaksanaan CAT berjalan tertib serta memberikan suasana yang kondusif bagi seluruh peserta dalam mengerjakan soal.
Panitia juga akan melakukan pengawasan selama ujian guna memastikan seluruh proses berlangsung secara objektif, transparan, dan bebas dari pelanggaran.
Diikuti 74 Peserta yang Lolos Administrasi
Sebelumnya, sebanyak 74 peserta dinyatakan lolos verifikasi administrasi dan berhak melanjutkan ke tahapan CAT. Mereka akan mengikuti ujian dalam dua sesi yang telah dijadwalkan oleh panitia.
Sesi pertama diikuti peserta dengan nomor urut 1 hingga 37, sedangkan sesi kedua diperuntukkan bagi peserta nomor urut 38 hingga 74.
Sementara itu, sebanyak 13 pelamar lainnya dinyatakan tidak memenuhi persyaratan administrasi sehingga tidak dapat melanjutkan ke tahapan berikutnya.
Hasil Akan Diumumkan Melalui Website Resmi
Panitia menegaskan bahwa hasil ujian CAT nantinya akan diumumkan secara resmi melalui situs DPRD Provinsi Riau. Peserta diimbau untuk terus memantau informasi terbaru melalui kanal resmi yang telah disediakan.
Seluruh keputusan yang dihasilkan dalam proses seleksi akan bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.
Dengan pelaksanaan CAT yang transparan dan objektif, diharapkan proses seleksi anggota KPID Riau dapat menghasilkan figur-figur terbaik yang memiliki kompetensi serta integritas untuk mendukung kemajuan dunia penyiaran di Provinsi Riau.
