Penutupan MTQ Riau ke-44, Wabup Muzamil Beri Penghargaan atas Perjuangan Kafilah Kepulauan Meranti

SEPUTARRIAU.COM Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menghadiri malam penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau yang berlangsung di Tepian Narosa, Kota Jalur, Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Jumat (3/7/2026) malam. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan sekaligus apresiasi kepada seluruh kafilah Kepulauan Meranti yang telah berjuang membawa nama daerah selama ajang tersebut.

Rangkaian penutupan berlangsung dengan penuh khidmat. Panitia menandai berakhirnya pelaksanaan MTQ melalui penyerahan kembali bendera Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Riau. Prosesi tersebut menjadi simbol berakhirnya pelaksanaan MTQ yang berlangsung selama delapan hari.

Ribuan masyarakat memadati arena utama MTQ untuk menyaksikan malam penutupan. Sejumlah pejabat dari Pemerintah Provinsi Riau, pemerintah kabupaten dan kota, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, LPTQ, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dewan hakim, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga para peserta turut menghadiri kegiatan tersebut.

Pemerintah Provinsi Riau Apresiasi Kesuksesan MTQ

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, menutup secara resmi MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang ikut menyukseskan penyelenggaraan MTQ tahun ini.

Ia menilai keberhasilan pelaksanaan MTQ lahir dari kerja sama yang solid antara panitia, dewan hakim, pembina, peserta, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat. Sinergi tersebut membuat seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar sejak pembukaan hingga penutupan.

Selain memberikan apresiasi kepada penyelenggara, Syahrial Abdi juga berharap MTQ tahun ini mampu melahirkan qari dan qariah terbaik yang siap membawa nama Provinsi Riau pada ajang MTQ Nasional di Semarang, Jawa Tengah.

MTQ Jadi Sarana Mencetak Generasi Qurani

MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca Al-Qur’an. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembinaan generasi Qurani yang memiliki kemampuan membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui pembinaan yang berkelanjutan, pemerintah berharap lahir lebih banyak generasi muda yang mampu mengharumkan nama Riau di tingkat nasional.

Dewan Hakim Umumkan Para Juara

Malam penutupan juga menghadirkan agenda pembacaan Surat Keputusan Dewan Hakim mengenai penetapan pemenang seluruh cabang perlombaan. Setelah itu, panitia menyerahkan piala, piagam penghargaan, dan hadiah kepada para juara yang berhasil meraih prestasi terbaik.

Pada MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026, Kabupaten Rokan Hilir berhasil meraih gelar Juara Umum. Hasil tersebut menjadi bukti keberhasilan pembinaan yang dilakukan daerah tersebut terhadap para peserta.

Sementara itu, Kabupaten Kepulauan Meranti menempati posisi ke-10 pada klasemen akhir. Meski belum berhasil menembus lima besar, para peserta dari Meranti tetap menunjukkan kemampuan terbaik di berbagai cabang perlombaan.

Kafilah Meranti Raih Sejumlah Prestasi

Kafilah Kepulauan Meranti mencatat sejumlah hasil membanggakan selama mengikuti MTQ tahun ini. Beberapa peserta berhasil meraih Juara I pada cabang Tilawah Anak Putra, Tilawah Anak Putri, Tilawah Remaja Putri, serta Tafsir Bahasa Arab Putra.

Selain itu, peserta Meranti juga meraih Juara II pada cabang Syarhil Putra dan Khat Naskah Putri. Prestasi lainnya datang dari cabang qiraat, hafalan Al-Qur’an, dekorasi, kaligrafi, hingga karya tulis Al-Qur’an digital yang menghasilkan Juara III dan Harapan.

Wabup Muzamil Beri Apresiasi kepada Seluruh Kafilah

Usai mengikuti malam penutupan, Wakil Bupati Muzamil Baharudin menyampaikan penghargaan kepada seluruh peserta, pelatih, pembina, official, dan semua pihak yang telah berjuang membawa nama Kabupaten Kepulauan Meranti.

Menurutnya, setiap peserta telah memberikan kemampuan terbaik selama mengikuti perlombaan. Ia menilai semangat juang para kafilah menjadi modal penting untuk meningkatkan prestasi pada MTQ berikutnya.

Muzamil juga mengajak seluruh pihak agar terus memperkuat pembinaan tilawah, tahfiz, tafsir, kaligrafi, dan berbagai cabang lainnya sehingga kualitas peserta Kepulauan Meranti semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Pembinaan Harus Berjalan Secara Berkelanjutan

Muzamil menegaskan bahwa prestasi tidak hadir secara instan. Pemerintah daerah bersama LPTQ, pelatih, dan lembaga pendidikan harus terus membangun sistem pembinaan yang berkelanjutan.

Ia berharap setiap pengalaman yang diperoleh selama MTQ dapat menjadi bahan evaluasi untuk menyusun program pembinaan yang lebih baik. Dengan cara tersebut, para peserta akan memiliki kesempatan lebih besar meraih prestasi pada kompetisi berikutnya.

Komitmen Tingkatkan Prestasi MTQ di Masa Mendatang

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berkomitmen memperkuat pembinaan generasi Qurani sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter. Komitmen tersebut tidak hanya berfokus pada persiapan menghadapi perlombaan, tetapi juga membangun kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.

Melalui kerja sama antara pemerintah daerah, LPTQ, lembaga pendidikan, dan masyarakat, pembinaan diharapkan berjalan lebih terarah. Langkah tersebut diyakini mampu meningkatkan kualitas peserta sekaligus memperbesar peluang Meranti meraih hasil yang lebih baik pada MTQ Provinsi Riau mendatang.

Wabup Muzamil optimistis semangat para kafilah tahun ini akan menjadi motivasi bagi generasi berikutnya untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, dan mengharumkan nama Kabupaten Kepulauan Meranti di ajang MTQ tingkat provinsi maupun nasional.

Leave Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *