
SEPUTARRIAU.COM Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau terus memperkuat konsolidasi demokrasi bersama partai politik. Kali ini, Bawaslu Riau menggelar pertemuan dengan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Riau.
Pertemuan tersebut berlangsung pada Selasa (7/7/2026). Agenda itu membahas evaluasi pengawasan Pemilu 2024 sekaligus persiapan menghadapi Pemilu 2029.
Sebelumnya, Bawaslu Riau juga melakukan kunjungan serupa ke sejumlah partai politik. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi antara penyelenggara pemilu dan peserta pemilu.
Bawaslu Riau Serap Masukan dari PSI
Ketua Bawaslu Riau, Alnofrizal, hadir bersama anggota Bawaslu Riau, Patminah Nularna, serta jajaran lainnya. Sementara itu, PSI Riau menghadirkan Sekretaris Wilayah Juandy Hutauruk, Bendahara Santa Buana Kacaribu, dan pengurus partai.
Alnofrizal menjelaskan bahwa konsolidasi demokrasi menjadi ruang dialog antara Bawaslu dan partai politik. Melalui pertemuan tersebut, Bawaslu ingin mendapatkan masukan terkait pelaksanaan pengawasan pemilu sebelumnya.
Menurutnya, pengalaman partai politik dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pengawasan pada tahapan pemilu berikutnya.
Koordinasi Awal Jadi Kunci Pengawasan Pemilu
Bawaslu Riau menilai komunikasi sejak awal tahapan pemilu sangat penting. Hubungan yang baik antara Bawaslu dan partai politik dapat membantu mencegah potensi persoalan.
Selain itu, koordinasi yang berjalan sejak awal mampu mempercepat penyelesaian berbagai kendala selama proses pemilu berlangsung.
Bawaslu juga mendorong partai politik menempatkan liaison officer (LO) tidak hanya di Komisi Pemilihan Umum (KPU), tetapi juga di Bawaslu.
Langkah tersebut bertujuan memperlancar komunikasi dan memperkuat koordinasi selama seluruh tahapan pemilu.
Pengawasan Ruang Digital Jadi Perhatian
Selain pengawasan tahapan pemilu, Bawaslu Riau juga memperkuat pengawasan di ruang digital. Tim siber terus bekerja memantau berbagai potensi pelanggaran.
Salah satu fokus utama yaitu penyebaran informasi yang tidak benar atau berpotensi mengganggu proses demokrasi.
Melalui pengawasan digital, Bawaslu berharap masyarakat mendapatkan informasi yang lebih akurat selama tahapan pemilu.
PSI Riau Apresiasi Langkah Konsolidasi Bawaslu
Sekretaris Wilayah DPW PSI Riau, Juandy Hutauruk, mengapresiasi langkah Bawaslu dalam membangun komunikasi dengan partai politik.
Menurutnya, forum tersebut membantu partai memahami perkembangan aturan kepemiluan. Selain itu, komunikasi rutin dapat mengurangi potensi pelanggaran dalam setiap tahapan.
Dalam pertemuan itu, PSI Riau juga menyampaikan beberapa catatan. Salah satunya terkait profesionalisme penyelenggara tingkat teknis dan kendala proses verifikasi keanggotaan partai.
Kolaborasi Jadi Penguat Demokrasi Menuju Pemilu 2029
Anggota Bawaslu Riau, Patminah Nularna, mengatakan pengawasan pemilu membutuhkan kerja sama berbagai pihak. Partai politik menjadi salah satu unsur penting dalam menjaga kualitas demokrasi.
Karena itu, Bawaslu terus membuka ruang komunikasi dengan seluruh peserta pemilu.
Selain membahas evaluasi pengawasan, pertemuan tersebut juga membahas penertiban alat peraga kampanye. Bawaslu mendorong partai politik melakukan penertiban mandiri saat masa tenang.
Di sisi lain, seluruh pihak tetap perlu mengikuti aturan yang berlaku sambil menunggu perkembangan regulasi pemilu.
Bawaslu Riau Targetkan Pemilu Lebih Demokratis
Kegiatan konsolidasi berlangsung dalam suasana dialogis. Para peserta membahas berbagai isu, mulai dari evaluasi pengawasan, verifikasi partai politik, hingga pengawasan media digital.
Melalui komunikasi yang semakin kuat, Bawaslu Riau berharap seluruh pihak dapat mendukung pelaksanaan Pemilu 2029.
Kolaborasi antara penyelenggara pemilu dan partai politik menjadi langkah penting untuk mewujudkan pemilu yang demokratis, jujur, dan adil.
